Sabtu, 06 Agustus 2016

CARA MENJADI EDITOR YANG HANDAL DAN BAIK

CARA MENJADI EDITOR YANG HANDAL DAN BAIK

Sebelum masuk kedalam bahasan tips dan trik untuk menjadi seorang Editor yang handal, kalian perlu mengetahui tentang apa itu Editor. Editor itu adalah seseorang yang memiliki tanggung jawab dalam pekerjaannya untuk melakukan penyelesaian akhir atau Finishing touch.

Editor juga bisa dijumpai dalam berbagai bidang pekerjaan. Contohnya adalah Editor sebuah majalah, buku dan Editor film. Untuk Editor yang bekerja dalam sebuah majalah mau pun buku, mereka bekerja untuk menyaring artikel – artikel  yang masuk agar sesuai dengan konten yang ingin dibuat atau diterbitkan.

Tak hanya itu mereka pun bisa membahas atau mengkaji ulang isi sebuah buku, misalkan novel. Agar sesuai dengan target pasaran dan agar buku memiliki tata bahasa yang baik.

Nah, biasanya jika Editor sebuah penerbit buku sedang bertemu dan mempelajari karya tulis seorang penulis atau amatir. Editor bisa juga memberikan saran – saran berupa revisi agar buku yang sedang dikerjakan si penulis bisa memiliki isi yang lebih menarik dan berkualiatas.
Editor tulisan tidak hanya bisa ditemukan dalam sebuah redaksi, tapi juga bisa di temukan di dalam sebuah industri audio visual seperti film. Film mengandung sebuah cerita yang  di peragakan berdasarkan skenario, skenario pun merupakan karya tulis. 
Biasanya dalam sebuah pembuatan skenario bisa jadi terdapat seorang Editor. Editor disini akan bertugas untuk memberikan revisi dan masukan dalam adegan – adegan yang dituliskan si penulis di dalam skenarionya. Biasanya Editor disini juga memiliki tanggung jawab untuk langsung mencoret adegan – adegan yang nantinya tidak akan lulus sensor jika diperagakan.

Sebagai seorang Editor naskah skenario kamu memiliki tanggung jawab untuk menentukan dan memutuskan apakah skenario yang sedang kamu kaji sudah layak untuk ditayangkan.

Editor pun juga bisa dijumpai dalam pembuatan sebuah film, bukan hanya Editor naskah skenario tapi Editor untuk mengedit video hasil shooting. Tipe Editor ini tidak bisa kita jumpaidi lokasi shooting, karena Editor film biasanya bekerja di sebuah studio atau dapur film.
Tugas seorang Editor film dalam garis besarnya adalah membuat semua rekaman film yang sudah di dapatkan melalui proses shooting menjadi sesuai dengan jalan cerita berdasarkan apa yang ditulis pada skenario. 
Sisanya jika memiliki tugas tambahan Editor film biasanya ditugaskan untuk membuat visual effect, dll. Demi menambah dramatisasi sebuah film atau tayangan, namun semuanya tentunya sesuai dengan kebutuhan dan keperluan.

Sekarang buat kalian yang ingin menjadi seorang Editor handal simak dengan baik ya, semua tips dan trik untuk menjadi seorang Editor handal.

Mengingat banyaknya tipe Editor, Editor yang akan dibahas pertama, yaitu Editor yang akan bekerja dalam sebuah redaksi. Berikut tips dan triknya.

Image Credir : Pixabay

4 Tips dan Trik menjadi Editor Redaksi dan Naskah yang handal

1. Paham dan menguasai dengan baik sebuah bahasa dan ejaannya

Saat kamu memeriksa dan mengkaji sebuah karya tulis, kamu tentunya tidak hanya dituntut untuk mengetahui dengan pasti isi dari karya tulis itu tapi juga tau tentang, apakah isi karya tulis sudah ditulis dengan EYD yang baik dan benar.

Hal ini bisa didukung jika kamu sering membaca kamus keluaran terbaru dan selalu up to date mengenai bahasa. Sehingga kamu tahu betul bagaimana menyusun kata – kata dalam kalimat dengan benar dan dengan EYD yang baik pula. Selain itu hal ini pun bisa membantu kamu untuk bisa menjadi seorang Editor yang memiliki kualitas dalam hasil editingnya.


2. Peka dan Teliti

Tantangan yang harus dihadapi jika menjadi seorang Editor adalah melatih diri kamu untuk bisa peka dan teliti. Kedua aspek ini menjadi penting mengingat kamu harus membaca keseluruhan sebuah karya tulis. Jika kedua aspek ini kurang dilatih kamu tidak bisa memperhatikan setiap detil dari sebuah karya tulis. Detil dari sebuah karya tulis itu sangatlah penting karena menentukan tingkat akurasi data dan isinya.

Untuk melatih kedua aspek penting yang harus dimiliki seorang Editor ini hanya ada satu cara yaitu menambah jam terbang alias pengalaman. Karena semakin banyak jam terbang dan pengalaman, akan semakin tajam pula kepekaan dan ketelitian kamu dalam mengkaji sebuah karya tulis.

Selain itu kamu pun harus betul – betul peka dan teliti terhadap hal – hal yang berbau, pornoaksi, pornografi, SARA dan kekerasan.

Ke empat hal itu sangat diperhatikan karena dapat menimbulkan masalah yang tidak bisa di sepelekan. Apalagi jika karya tulis yang mengandung pornoaksi, pornografi, SARA dan kekerasan sudah terlanjut terbit lalu tersebar kepasaran.
Posisi kamu sebagai seorang Editor akan jadi taruhannya, karena itu merupakan tanggung jawab dalam pekerjannmu.
Peka dan teliti pun akan berguna saat kamu sedang memeriksa keaslian sebuah karya tulis. Keaslian sebuah karya tulis tentunya bukan merupakan hasil copy paste, plagiat, dan sebagainya. Kepekaan dan ketelitian kamu pun dituntut tajam untuk mengatasi hal ini.


3. Mengetahui target pasaran

Ini juga merupakan hal yang perlu kamu ketahui. Sekarang begini kamu sebagai seorang editor di redaksi majalah yang diperuntukan untuk anak – anak TK dan SD. Dalam posisi ini target market kamu adalah anak – anak kecil, jadi kamu dituntut untuk menjaga tata bahasa agar sesuai dengan para pembacanya, yaitu anak TK dan SD.

Target market juga tidak hanya bisa diklasifikasi berdasarkan usia, namun juga bisa jenis konten beritanya. Jika kamu menjadi seorang Editor di redaksi majalah olahraga tentunya kamu harus menggunakan tata bahasa dalam penyampaian bahan berita yang berbeda jika kamu bekerja sebagai Editor di redaksi majalah mengenai isu - isu politik.

Mengetahui target pasar menjadi sangat penting agar kamu bisa menentukan jenis tata bahasa yang baik digunakan dalam karya tulis yang akan kamu kaji.


4. Sering membaca 

Seorang Editor yang bekerja di sebuah redaksi akan bekerja berdampingan dengan penulis. Nama seorang Editor dan penulis pun akan selalu dicantumkan bersamaan pada artikel yang terpilih untuk diterbitkan.

Nah, sebagai seorang Editor pun kamu harus memiliki banyak refrensi bacaan, agar kamu bisa menjadi seorang Editor yang memiliki wawasan luas.
Tak hanya itu, banyaknya refrensi bacaan pun mendukung kamu untuk mempertajam kepekaan dalam menilai dan mengkasi sebuah karya tulis.
Lebih baik lagi jika kamu tidak menutup diri untuk membaca apapun sebagai refrensi bacaan, jangan membatasi diri hanya dengan hanya mau membaca bacaan yang diperlukan saja.


5. Update berita terkini

Update tentang berita terkini pun sangat penting ketika kamu menjadi Editor pada sebuah redaksi, hal ini tidak akan sulit kamu dapatkan mengingat sudah canggihnya teknologi saat ini. 

Untuk menambah pengetahuan kamu tiap harinya tentang berita -  berita terkini, kamu bisa menyempatkan diri untuk membaca koran tiap pagi, menonton acara berita, membaca berita melalui surat kabar online, dll.

Hal ini menjadi penting agar semua artikel yang kamu loloskan untuk diterbitkan, bukan artikel yang sudah ketinggalan zaman baik mengenai informasi dari isinya dan hal yang dibahas di dalamnya.


6. Bekomunikasi dengan penulis

Penulis artikel merupakan rekan kerja kamu, ketika kamu berada di  posisi sebagai seorang Editor, kamu akan disibukan dengan membaca banyak artikel yang telah di kumpulkan. Jika kamu bisa menjalin komunikasi yang baik dengan para penulis, kamu sudah bisa mengarahkan mereka sejak awal tentang artikel apa yang diperlukan dan artikel bagaimana yang bagus atau menarik.

Dengan begitu otomatis kamu tidak perlu terlalu sibuk untuk merevisi telalu banyak bagian dalam artikel, karena sejak awal kamu sudah memberikan masukan dan saran kepada para penulis.

Selain itu kamu juga bisa bekerja dengan lebih efektif dengan meberikan arahan kepada para penulis agar tidak ada artikel yang membahas hal yang sama.

Walaupun setiap penulis memiliki gaya bahasa tulisannya masing – masing, tapi buat apa jika ada artikel yang memiliki bahasan yang sama. Akan lebih baik jika para penulis bisa menuliskan artikel yang berbeda – beda.

Sekian beberapa tips dan trik untuk menjadi Editor handal dalam sebuah redaksi. Menjadi Editor karya tulis dalam sebuah redaksi memiliki pengaruh besar terhadap isi artikel yang akan diterbitkan dan hal ini pun akan mempengaruhi minat para pembaca atau tidak.

Jadi pastikan semua artikel yang lolos untuk diterbitkan memiliki daya tarik dalam berbagai aspek yang diperlukan. 


Editor Video

Image Credit : Pixabay
Tidak hanya sampai disitu, Editor yang bekerja di sebuah studio atau dapur film pun akan dibahas dan diberikan tips dan triknya.

Editor film adalah seorang Editor yang bekerja untuk memberikan sentuhan akhir pada sebuah film. Memiliki tugas untuk merangkai semua video hasil shooting menjadi rangakaian cerita berdasarkan cerita skenario.

Biasanya dalam sebuah film yang membutuhkan visual effect, seorang editor dituntut untuk bisa mengerjakannya juga. Jadi bagi kamu yang ingin menjadi Editor film yang handal berikut tips dan triknya.


5 Tips dan Trik menjadi Editor Film handal


1. Sering menonton Film

Sering menonton film merupakan hal penting, karena menonton film yang akan berguna sebagai refrensi kamu dalam bekerja. Selain editing memiliki gaya atau style, banyaknya refrensi film juga bisa menambah pengetahuan kamu tentang gaya, teknik dan visual effect yang terbaru. Jadi sebagai seseorang yang bekerja di dalam dunia perfilman, menonton film merupakan hal yang bisa dikatakan wajib.


2. Bergaul dengan teman – teman seprofesi

Menambah kerabat atau relasi yang berprofesi sama sangat penting. Relasi atau kerabat bisa menjadi teman berbagi informasi yang baik dan sesuai bagi anda dalam dunia editing film, Pergaulan pun bisa dijadikan tempat untuk menambah ilmu bukan.

Selain itu kamu juga bisa mendapatkan informasi mengenai software terbaru dan terkini untuk mengedit sebuah video film.

Tak hanya sampai disitu relasi anda pun pasti memiliki cara dan gaya masing – masing untuk membuat hasil editingan sebaik dan serapih mungkin. Hal itu pun bisa kamu serap untuk diterapkan dalam mengerjakan pekerjaan kamu mengedit sebuah film.


3. Membuka diri untuk hal baru

Membuka diri untuk hal baru disini dimaksudkan untuk membuat kamu bisa menggunakan banyak software editing. Mengingat adanya visual effect yang perlu kamu kerjakan juga dalam sebuah pengerjaan proses editing film.

Jadi dengan selalu mencoba untuk mempelajari software – software kamu bisa mengetahui software mana yang sesuai untuk mengerjakan pekerjaan yang sedang dilakukan, juga mengetahui software mana yang sesuai dengan kamu. Tidak hanya itu kamu pun juga bisa mengetahui semua nilai plus dan minus dari sebuah software.

Tidak cukup hanya mengenal banyak software, namun kamu juga dituntut untuk bisa mengerti dan menguasai teknologi terutama komputer dengan baik.

Sebagai Editor film kamu tidak akan menggunakan sebuah komputer yang biasa – biasa saja, demi menunjang pekerjaan yang lebih baik dan praktis, kamu pasti akan mendapat fasilitas peralatan komputer yang canggih. Semua itu akan menjadi tidak berguna jika kamu tidak mengenal teknologi dengan baik bukan


4. Berkonsultasi dengan tim kerja

Berkonsultasilah dengan rekan – rekan di tim kerja. Sebagaimana kita ketahui, membuat film bukanlah pekerjaan individual tapi merupakan pekerjaan yang membutuhkan sebuah kolaborasi anggota tim.

Sebagai seorang editor yang akan merangkai hasil video dari proses shooting sesuai dengan cerita yang dituliskan dalam bentuk skenario, tentunya kamu harus mengetahui betul semua maksud yang ingin disampaikan oleh si penulis dalam setiap adegan cerita.

Pekerjaan kamu akan menjadi lebih mudah jika kamu bisa bekerja sama dan menjalin komunikasi yang baik dengan si penulis agar kamu tahu betul tentang apa yang ingin disampaikan dan gaya editing seperti apa yang diperlukan.

Selain menjalin komunikasi dan kerja sama dengan penulis skenario, kamu juga harus bisa menjalin komunikasi dan kerja sama dengan sutradara. Karena bagaimana pun proses shooting yang sudah dilalui dan menghasilkan video – video yang harus kamu edit merupakan hasil arahan dari si sutradara saat di lokasi pengambilan gambar.

Jadi menjalin komunikasi dan kerja sama dengan sutradara akan mempermudah kamu jika harus memangkas adegan menjadi lebih pendek dan ringkas karena adanya batasan durasi dalam sebuah tayangan.

Agar adegan yang dipangkas nantinya tidak merusak jalan cerita, berkonsultasi dengan sutradara menjadi hal yang sangatlah berguna kan.


5. Datang ke lokasi shooting.

Sebagai seorang Editor kamu memang tidak diharuskan atau diwajibkan untuk datang ke lokasi shooting. Namun untuk memastikan data - data video yang akan di transfer lengkap dan baik, ada pun perlunya kamu sesekali datang ke lokasi shooting. Karena jika data – data video yang kamu terima tidak tersusun dengan rapi atau bahkan tidak lengkap kamu juga yang akan merasa kerepotan nantinya.

Dari kelima hal diatas yang merupakan tips dan trik menjadi Editor film yang handal, hal yang akan menunjang semuanya adalah kegigihan dan kemauan untuk terus belajar dan mengetahui hal – hal baru lebih banyak lagi.

Karena dengan begitu otomatis jam terbang dan pengalaman kita akan bertambah, pengalaman akan sangat mempengaruhi kita dalam mengambil sebuah keputusan saat ingin mengambil keputusan. Kemudian jangan pernah lelah ketika melakukan kesalahan, kesalahan pun termasuk kedalam pengalaman dan pembelajaran yang berharga, jadi gunakan kesalahan untuk menjadi motivasi agar bisa lebih baik lagi di kemudian hari.

Apapun tipe Editing yang kamu pilih untuk menjadi karir pekerjaan. Semuanya akan menjadi menarik dan mengasyikan jika kamu bisa menikmatinya, karena saat kita bisa menikmati pekerjaan kita, kita tidak akan pernah merasa terbebani terhadap hal dan tantangan yang sedang kia hadapi.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon